ara-klik
Anda diharuskan Login atau Register terlebih dahulu untuk pengunjung yang masuk forum ara-klik. Terimakasih
ara-klik

Forum diskusi untuk semua member, software, hardware, pasang iklan semuanya gratis, serta bertukar pikiran dan membantu bagi siapa saja yang membutuhkan
 
IndeksIndeks  AturanAturan  CalendarCalendar  GalleryGallery  FAQFAQ  PencarianPencarian  AnggotaAnggota  GroupGroup  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  
Similar topics
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Latest topics
» Habbatussauda untuk wanita. Bolehkah habbatussauda untuk ibu menyusui.
Wed Jul 20, 2016 2:03 am by riyadiyo

» Jual kertas printer USG
Tue Jul 12, 2016 8:03 pm by riyadiyo

» Harga alat USG di surabaya
Mon Jul 11, 2016 9:10 pm by riyadiyo

» Harga USG win 66
Mon Jun 27, 2016 10:19 pm by riyadiyo

» Harga Alat USG Portable
Fri Jun 17, 2016 2:08 am by riyadiyo

» Harga USG 2 Dimensi Toshiba
Sun Jun 12, 2016 10:41 pm by riyadiyo

» Harga Autoclave Alat Medis. Harga Autoclave All America
Tue Jun 07, 2016 12:44 am by riyadiyo

» Menghilangkan flek hitam di wajah cepat dengan Glossy Magic Cream
Sat Aug 22, 2015 6:20 pm by riyadiyo

» Sewa forklift Bandung
Wed Jan 01, 2014 8:57 pm by riyadiyo

Navigation
Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Share | 
 

 Hidung Bayi Azimi Menempel di Jidad

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
admin
admin


Jumlah posting : 42
Points : 2374
Join date : 14.10.10
Age : 39
Lokasi : Bintaro

PostSubyek: Hidung Bayi Azimi Menempel di Jidad   Fri Oct 22, 2010 10:52 am

Ahmad Fauzan Azimi (2 bulan), Roby Sugara (30) dan Noor Hasinah (27), warga Jalan H Arjan, Desa Murung A, Kecamatan Batu Benawa, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, lahir dengan kelainan. Bayi malang ini membutuhkan bantuan donatur untuk dapat menjalani operasi pengangkatan hidung.



Bayi kelahiran Barabai, 9 Mei 2010, itu memiliki lubang hidung terpisah. Satu lubang sebelah kiri berada di tempat normal, sementara lubang hidung sebelah kanan berada di jidat dan lubangnya menghadap ke atas. Kedua matanya juga sedikit tertutup dengan kulit sehingga nyaris tidak terlihat.

Agar bisa normal, bayi yang saat lahir berbobot 3,4 kilogram ini pun perlu dioperasi di dokter spesialis. Namun, tingginya biaya menjadi kendala bagi orangtuanya yang berprofesi sebagai buruh serabutan.

Noor Hasimah mengatakan, selama di kandungan, sebenarnya tak ada yang aneh dengan bayi itu. Selama sembilan bulan, Azimi, panggilan akrabnya, biasa saja. "Saya juga rutin periksa ke puskesmas dan tidak pernah mengonsumsi hal yang dilarang seperti jamu atau apa pun," katanya.

Kendati mengalami kelainan, Azimi tidak pernah rewel dan memiliki kehidupan normal seperti bayi lainnya. "Anaknya jarang menangis dan tidak pernah mengalami sakit apa pun. Ia juga bernapas seperti bayi normal," tambahnya.

Kondisi ekonomi yang pas-pasan membuat pasangan yang baru menikah dua tahun ini tidak bisa berbuat banyak atas kondisi yang dialami anaknya. Dia hanya bisa berharap ada uluran tangan dari para dermawan.

Kepala Dinas Kesehatan dr Hardi Basuki menjelaskan, kelainan Azimi bukan karena suatu penyakit atau kekurangan gizi. Dari hasil pemeriksaan juga diketahui Azimi memiliki organ tubuh lainnya yang normal. Fungsi kedua lubang hidungnya juga tanpa gangguan. Meski penyebab pastinya belum diketahui, ia menyatakan bahwa banyak faktor yang menyebabkan kelainan tersebut. Antara lain faktor genetika.

Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.ara-klik.4rumer.com
 
Hidung Bayi Azimi Menempel di Jidad
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» NOSK - FILTER HIDUNG pengganti Masker!!!
» xeroderma pigmentosum
» Jual Masker merk MASKR - HARGA PROMO
» ngilangin bekas double tape dan lem alteco di body motor
» CLEARVIEW >> Cairan anti-air untuk kaca helm, sekarang tersedia untuk kaca bening !!!

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
ara-klik :: Bantu Mereka :: Bantu Mereka :: Siapa yang harus dibantu?-
Navigasi: